8 Arti Minggu Palma yang Dirayakan Pemeluk Katolik

Share this:

8 Arti Minggu Palma yang Dirayakan Pemeluk Katolik – Setiap agama mempunyai bermacam berbagai hari peringatan. Sedemikian itu pula agama Kristen ataupun Katolik misalnya Natal serta Pentakosta dengan arti Pentakosta untuk orang Katolik. Salah satu hari peringatan Katolik yang sangat diketahui merupakan Paskah. Semua pemeluk memperingati kemenangan Yesus atas ajal. Tetapi, kita butuh mengenang pula satu hari keramaian yang lain yang berhubungan dengan Paskah ini yang pula masuk dalam ibadat gereja Katolik. Satu Minggu saat sebelum memperingati Paskah, kita hendak melampaui Minggu Palma. Hari peringatan ini tercantum hari peringatan yang berarti. Oleh sebab itu, berarti buat mengenali arti Minggu Palma.

8 Arti Minggu Palma yang Dirayakan Pemeluk Katolik

8 Arti Minggu Palma yang Dirayakan Pemeluk Katolik

globalpulsemagazine – Cerita Masuknya Yesus ke Yerusalem, Saat sebelum mengenali arti Minggu Palma, amat berarti buat terlebih dulu mengenali cerita di balik hari keramaian itu. Minggu Palma ialah hari buat mengenang masuknya Yesus di Yerusalem. Cerita ini diulas di dalam keempat buku Injil ialah Matius 21: 1- 11, Markus 11: 1- 11, Lukas 19: 28- 44, serta Yohanes 12: 12- 19. Badan Alkitab Indonesia( LAI) membagikan kepala karangan“ Yesus dielu- elukan di Yerusalem”.

Baca juga : Paus Fransiskus Merasa Pilu serta Malu Tentang Kasus Pelecehan Seksual di Gereja Katolik Perancis

Saat sebelum cerita ini diawali, Yesus sudah banyak melaksanakan mujizat serta jasa. Membela anti mengenai diri- Nya telah banyak diperbincangkan. Beliau sendiri sudah sebesar 3 kali memberitahukan pemberitahuan mengenai beban Yesus( Matius 16: 21- 28, Matius 17: 22- 23, Matius 20: 17- 19).

Matius 21: 2- 3 dengan catatan:“ Pergilah ke desa yang di depanmu itu, serta di sana kalian hendak lekas menciptakan seekor keledai awewe tertambat serta buah hatinya terdapat dekatnya. Lepaskanlah keledai itu serta bawalah keduanya kepada- Ku. Serta jika terdapat orang menegor kalian, katakanlah Tuhan memerlukannya. Beliau hendak lekas mengembalikannya.”

Sehabis sedemikian itu banyak perihal yang Beliau perbuat, Yesus bersama murid- murid- Nya tiba ke Yerusalem. Tetapi, saat sebelum hingga di Yerusalem, persisnya di Betfage, Yesus memerintahkan 2 orang murid- Nya buat pegi ke suatu desa serta membebaskan seekor keledai awewe dan buah hatinya. Kedua keledai itu wajib dibawa pada Yesus apalagi bila terdapat orang yang menegor mereka. Tampaknya, memanglah betul kalau terdapat orang yang menegor mereka.

Markus 11: 5 Serta sebagian orang yang terdapat di sana mengatakan pada mereka:“ Apa artinya kalian membebaskan keledai itu?”

Zakharia 9: 9 Bersorak- soraklah dengan keras, hai puteri Sion, bersorak- sorailah, hai puteri Yerusalem! Amati, rajamu tiba kepadamu; beliau seimbang serta berhasil. Beliau lemas halus serta mengemudikan seekor keledai, seekor keledai bobot yang belia.

Yohanes 12: 16 Awal mula murid- murid Yesus tidak paham hendak perihal itu, namun setelah Yesus dimuliakan, teringatlah mereka, kalau nas itu hal Ia, serta kalau mereka sudah melaksanakannya pula buat Ia.

Perihal ini meyakinkan kewenangan Tuhan buat mengenali seluruh suatu. Beliau apalagi menyiapkan kedua murid- Nya buat suatu yang Beliau ketahui hendak terjalin. Daya Allah yang Maha Ketahui juga pula ditunjukkan dari sabda pada Akad Lama. Nyatanya, perihal masuknya Yesus ke Yerusalem juga telah difirmankan terlebih dulu dalam buku Zakharia mengenai nubuat kehadiran Mesias. Tergenapinya sabda ini membuat banyak orang, tercantum para anak didik, yang awal mulanya tidak paham mengenai nubuat itu jadi paham serta apalagi mendapatinya sendiri. Ini jadi salah satu fakta tergenapinya akad keamanan dalam Alkitab.

Matius 21: 8- 9 Orang banyak yang amat besar jumlahnya memaparkan bajunya di jalur, terdapat pula yang memotong ranting- ranting dari pohon- pohon serta menyebarkannya di jalur. Serta orang banyak berjalan di depan Yesus serta yang mengikuti- Nya dari balik menganjurkan, tuturnya:“ Hosana untuk Anak Daud, diberkatilah Ia yang tiba dalam julukan Tuhan, hosana di tempat yang mahatinggi!”

Lukas 19: 37 Kala Beliau dekat Yerusalem, di tempat jalur menyusut dari Busut Zaitun, mulailah seluruh anak didik yang mendampingi Ia berbahagia serta menyanjung Allah dengan suara keras oleh sebab seluruh mujizat yang sudah mereka amati.

Yohanes 12: 12- 13 Keesokan harinya kala orang banyak yang tiba memperingati acara mengikuti, kalau Yesus lagi di tengah jalur mengarah Yerusalem, mereka mengutip daun- daun palem, serta berangkat menyambut Ia sembari bergembar- gembor:“ Hosana! Diberkatilah Ia yang tiba dalam julukan Tuhan, Raja Israel!”

Yohanes 12: 17 Orang banyak yang bersama- sama dengan Ia kala Beliau memanggil Lazarus pergi dari kuburan serta membangkitkannya dari antara orang mati, berikan bukti mengenai Ia.

Pada nubuat yang setelah itu di informasikan oleh Zakharia, pemeluk diperintahkan buat bersorak- sorai memandang kehadiran Yesus. Serta seperti itu yang setelah itu terjalin. Kala Yesus masuk ke wilayah Yerusalem, orang banyak mengelu- elukan- Nya. Aplaus serta martabat untuk Ia ini membuat semua kota marak.

Mereka lalu menyanjung Allah sebab mereka sudah memandang gimana Yesus melakukan bermacam mujizat. Mereka pula menyanjung Allah dengan mengutip daun- daun palem. Aplaus pada Allah pula di informasikan dengan membagikan bukti mengenai Yesus. Tetapi, satu perihal yang butuh kita ingat kalau mereka tidak menyanjung Yesus sebab mengenal- Nya, namun sebab mempunyai kemauan spesial hendak diri- Nya. Sementara itu sepatutnya mereka melaksanakan deifikasi yang betul bagi Alkitab.

Lukas 19: 39 Sebagian orang Farisi yang ikut dengan orang banyak itu mengatakan pada Yesus:“ Guru, tegorlah murid- murid- Mu itu.”

Yohanes 12: 19 Hingga tutur banyak orang Farisi seseorang pada yang lain:“ Kalian amati sendiri, kalau kalian serupa sekali tidak sukses, simaklah, semua bumi tiba menjajaki Ia.”

Tetapi, tidak seluruh orang berbahagia. Sebagian orang Farisi malah meringik serta memohon Yesus buat memerintahkan mereka bungkam. Tetapi, Yesus pasti patuh pada sabda Allah. Beliau memilah buat membiarkan sorakan- sorakan itu biar genaplah nubuat yang sudah lebih dahulu dikabarkan. Yesus sedemikian itu menghormati tiap aplaus serta sorakan yang para anak didik sampaikan buat Allah. Madah yang diserukan pada Yesus membuat orang Farisi merasa takluk. Mereka memperhitungkan kemenangan Yesus atas mereka cuma dari madah yang di informasikan.

Markus 11: 11 Sesampainya di Yerusalem Beliau masuk ke Bagian Allah. Di situ Beliau meninjau seluruhnya, namun karena hari telah nyaris malam Beliau pergi ke Betania bersama dengan kedua simpati murid- Nya.

Arti kehadiran Yesus ke Yerusalem nyatanya merupakan buat tiba ke Bagian Allah. Di situ Beliau meninjau seluruhnya walaupun tidak sedemikian itu lama.

Arti Minggu Palma

Minggu Palma dirayakan buat mengenang prosesi masuknya Yesus ke Yerusalem saat sebelum kesimpulannya Beliau disalibkan. Bersumber pada antrean cerita yang di informasikan dalam Alkitab, sehabis dari Yerusalem, era kesusahan Yesus lekas diawali. Oleh sebab itu, dalam satu Minggu antara Minggu Palma serta Paskah lazim diucap dengan Minggu Bersih. Selanjutnya merupakan arti Minggu Palma dalam ibadat gereja Katolik.

Yerusalem ialah kota yang bersih. Ini membagikan suatu arti Minggu Palma kalau kesakralan hendak bersorak- sorai buat Allah. Orang yang telah menyambut Yesus sepatutnya berbahagia menantikan serta menyongsong kehadiran Yesus.

Dalam keramaian Minggu Palma, di gereja jemaat hendak dibagikan daun palem. Gereja juga nampak penuh dengan riasan palem. Perihal ini buat menunjukkan kalau jemaat turut muncul menyongsong masuknya Yesus ke Yerusalem. Daun palem yang dibagikan hendak terbakar buat digunakan di keramaian Rabu Abu di tahun selanjutnya buat menerangkan arti ibadah Rabu Abu.

Kesertaan jemaat pula diisyarati dengan jemaat yang turut mengayunkan daun palem sembari bersenandung. Prosesi ini umumnya diawali di dini ibadah.

Daun palem sendiri bukannya acak diseleksi. Daun Palem pada era Romawi ialah ikon kemenangan syahid. Oleh sebab itu, daun palem membagikan arti Minggu Palma kalau Yesus sudah berhasil atas ajal.

Warna hijau pada daun palem sama dengan masa semi. Semacam masa semi yang mengambil alih masa dingin, Yesus tiba membagikan keamanan, atmosfer terkini yang penuh rukun serta bahagia ubah seluruh kesalahan serta belasungkawa.

Yesus merambah Yerusalem memakai keledai. Keledai sendiri dikira selaku ikon perdamaian. Perihal ini membagikan arti Minggu Palma kalau Yesus tiba bawa perdamaian untuk bumi. Bila keledai ialah ikon perdamaian, jaran dikira selaku ikon peperangan.

Minggu Palma tidak cuma menegaskan jemaat atas cara masuknya Yesus ke Yerusalem, namun pula menegaskan hendak kesusahan Yesus. Jemaat diingatkan kalau sehabis dielu- elukan sedemikian itu muka, terdapat cara kesusahan yang wajib Beliau lewatkan. Hingga dari itu, Minggu Bersih pula disandingkan dengan Minggu Kesusahan.

Pada ibadah Minggu Palma, bacaan pustaka Alkitab yang diseleksi merupakan artikulasi cerita kesusahan Yesus. Artikulasi ini pasti serupa dengan yang dibacakan dikala Jumat Agung. Tetapi, artikulasi ini membagikan arti yang berlainan dengan arti Jumat Agung. Arti Minggu Palma yang diperoleh merupakan kemenangan Yesus bukan mengenai gimana Beliau dipuja, namun mengenai gimana Beliau sukses melawan daya ajal.

Seperti itu arti Minggu Palma untuk orang Katolik bagus Protestan ataupun Katolik. Kerapkali kita cuma memprioritaskan susunan Rabu Abu, Kamis Putih, Jumat Agung, serta Paskah itu sendiri. Dikala ini, kita tidak dapat lagi melalaikan sedemikian itu saja prosesi Minggu Palma. Minggu Palma menegaskan kita kalau Yesus pantas dipuja serta dielu- elukan. Terdapat sedemikian itu banyak perihal yang sudah Beliau kerjakan buat kebaikan kita, pemeluk orang. Tetapi, kita pula butuh mengenang kalau elu- eluan itu tidak lumayan. Beliau tiba ke bumi bukan hanya buat dielu- elukan. Beliau tiba buat menempuh cara kesusahan yang sudah menantinya serta mendamaikan konflik antara orang dengan Allah yang diakibatkan oleh kesalahan. Beliau membagikan pemaafan kesalahan cocok bagian Alkitab mengenai pemaafan.

Ayo kita senantiasa berlega hati serta berbahagia atas apa yang sudah Allah kerjakan dalam hidup kita, tercantum atas pemaafan kesalahan yang sudah Beliau bagikan. Ingat pula buat lalu membagikan bukti atas kebaikan Tuhan pada orang lain semacam yang dicoba oleh orang banyak yang turut memandu Yesus masuk ke Yerusalem. Jalani deifikasi untuk Tuhan semacam yang tercetak pada bagian Alkitab mengenai deifikasi. Seluruh fadilat untuk julukan Tuhan. Tuhan merahmati.